Tauhid tidak ada adwa, tidak ada shafar dan tidak ada hammah
Imam Ahmad : 15168حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ حَدَّثَنَا شُعَيْبٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ حَدَّثَنِي السَّائِبُ بْنُ يَزِيدَ ابْنُ أُخْتِ نَمِرٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا عَدْوَى وَلَا صَفَرَ وَلَا هَامَةَ
Telah menceritakan kepada kami [Abu Al Yaman] telah menceritakan kepada kami [Syu'aib] dari [Az Zuhri] berkata; telah menceritakan kepadaku [As Sa'ib bin Yazid, anak saudara perempuan Namir] Nabi Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Tidak ada 'adwa (keyakinan bahwa penyakit itu menular dengan sendirinya bukan karena taqdir dari Allah AzzaWaJalla), tidak ada shafar (keyakinan pada saat Jahiliyah bahwa terjadinya kematian semata-mata karena cacing perut), dan tidak ada haamah (keyakinan Jahiliyah bahwa tulang mayat itu akan berubah menjadi burung)."
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 1420, 1472, 2299, 2874, 4316, 4545, 4691, 5692, 5822, 5920, 6117, 6773, 7301, 7993, 8800, 9076, 9239, 9930, 10177, 11874, 12105, 12316, 12357, 13142, 13411, 13439, 13603, 13829, 14571, 15168
Imam Bukhari : 5278, 5316, 5328, 5329, 5330, 5331
Imam Muslim : 4116, 4118, 4119, 4120, 4121, 4123, 4124, 4125, 4126, 4127, 4128
Imam Abu Dawud : 3412, 3413, 3415, 3420
Imam Tirmidzi : 1540
Imam Ibnu Majah : 83, 3527, 3529, 3530