Larangan meninggalkan shalat berjamaah tanpa alasan syar’i: Rasulullah memerintahkan seorang buta yang mendengar adzan untuk tetap ke masjid
Imam Ahmad : 14943حَدَّثَنَا أَبُو النَّضْرِ حَدَّثَنَا شَيْبَانُ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ أَبِي رَزِينٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ أُمِّ مَكْتُومٍ قَالَ جِئْتُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ كُنْتُ ضَرِيرًا شَاسِعَ الدَّارِ وَلِي قَائِدٌ لَا يُلَائِمُنِي فَهَلْ تَجِدُ لِي رُخْصَةً أَنْ أُصَلِّيَ فِي بَيْتِي قَالَ أَتَسْمَعُ النِّدَاءَ قَالَ قُلْتُ نَعَمْ قَالَ مَا أَجِدُ لَكَ رُخْصَةً
Telah menceritakan kepada kami [Abu Nadlroh] telah menceritakan kepada kami [Syaiban] dari ['Ashim] dari [Abu Razin] dari ['Amr bin Ummi Maktum] berkata; saya datang kepada Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam dan berkata; wahai Rasulullah! saya adalah orang buta yang jauh rumahnya, saya memiliki seorang penuntun yang tidak cocok denganku, apakah ada keringanan bagiku untuk shalat di rumahku? (Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam) bertanya: "Apakah kamu mendengar adzan?" ('Amr bin Ummi Maktum Radliyallahu'anhu) berkata; saya menjawab, Ya. (Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam) bersabda: "Saya tidak mendapatkan keringanan bagimu."