Larangan menjual harta serikat tanpa izin dari rekan serikat
Imam Ahmad : 14325حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ بْنُ عَطَاءٍ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ سُلَيْمَانَ الْيَشْكُرِيِّ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ مَنْ كَانَ لَهُ شَرِيكٌ فِي حَائِطٍ فَلَا يَبِعْهُ حَتَّى يَعْرِضَهُ عَلَيْهِ
Telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahhab bin'Atha'] dari [Sa'id] dari [Qatadah] dari [Sulaiman Al Yasykuri] dari [Jabir bin Abdullah] dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sesungguhnya bersabda: "Barangsiapa yang mempunyai sekutu dalam kepemilikan suatu kebun maka janganlah menjualnya sehingga menawarkan kepadanya."