Angin dengan kencang, hingga beliau bersabda: ini adalah untuk kematian orang munafiq
Imam Ahmad : 13859حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ أَبِي سُفْيَانَ عَنْ جَابِرٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ قَالَ فَهَبَّتْ رِيحٌ شَدِيدَةٌ فَقَالَ هَذِهِ لِمَوْتِ مُنَافِقٍ قَالَ فَلَمَّا قَدِمْنَا الْمَدِينَةَ إِذَا هُوَ قَدْ مَاتَ مُنَافِقٌ عَظِيمٌ مِنْ عُظَمَاءِ الْمُنَافِقِينَ
Telah bercerita kepada kami [Abu Mu'awiyah] telah bercerita kepada kami [Al 'A'masy] dari [Abu Sufyan] dari [Jabir] berkata; pernah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berada dalam sebuah perjalanan, lalu (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhuma) berkata; "Berhembuslah angin dengan kencang, hingga beliau ShallallahuAalaihiWasallam bersabda: "Ini adalah untuk kematian orang munafiq". (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhuma) berkata; ketika kami telah sampai di Madinah, ternyata salah seorang tokoh besar munafik mati.