Barangsiapa yakin tidak bisa bangun di akhir malam, maka berwitirlah di awal malam
Imam Ahmad : 13691حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي لَيْلَى عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ ظَنَّ مِنْكُمْ أَنْ لَا يَسْتَيْقِظَ آخِرَهُ فَلْيُوتِرْ أَوَّلَهُ وَمَنْ ظَنَّ مِنْكُمْ أَنَّهُ يَسْتَيْقِظُ آخِرَهُ فَلْيُوتِرْ آخِرَهُ فَإِنَّ صَلَاةَ آخِرِ اللَّيْلِ مَحْضُورَةٌ وَهِيَ أَفْضَلُ
Telah bercerita kepada kami [Waki'] telah bercerita kepada kami [Ibnu Abu Laila] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa yakin tidak bisa bangun di akhir malam, maka berwitirlah di awal malam, dan barangsiapa yakin bisa bangun di akhir malam maka berwitirlah di akhir malam, karena Shalat di akhir malam dihadiri (oleh para Malaikat) dan itu lebih utama".