Kalaulah sekiranya kalian tidak akan enggan menguburkan, pasti aku akan memohon kepada Allah agar kalian mendengarkan adzab kubur
Imam Ahmad : 13520حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ قَالَ أَخْبَرَنَا ثَابِتٌ وَحُمَيْدٌ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرَّ بِمَقْبَرَةٍ لِبَنِي النَّجَّارِ فِي حَائِطٍ وَهُوَ عَلَى بَغْلَةٍ شَهْبَاءَ فَإِذَا هُوَ بِقَبْرٍ يُعَذَّبُ فَحَاصَتْ الْبَغْلَةُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْلَا أَنْ لَا تَدَافَنُوا لَسَأَلْتُ اللَّهَ أَنْ يُسْمِعَكُمْ عَذَابَ الْقَبْرِ
Telah menceritakan kepada kami ['Affan] Telah menceritakan kepada kami [Hammad] berkata; telah mengabarkan kepada kami [Tsabit] dan [Humaid] dari [Anas] Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melewati kuburan Bani Najjar di suatu kebun, beliau menaiki bagl (keturunan kuda dengan keledai) Syahba'. Tatkala sampai dikuburan itu, meringkiklah bagl. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Kalau saja kalian tidak akan saling menguburkan, maka saya akan meminta kepada Allah agar memperdengarkan siksa kubur kepada kalian".