Telaga putih baunya wangi
Imam Ahmad : 12680حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا شَيْبَانُ عَنْ قَتَادَةَ قَالَ حَدَّثَ أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ بَيْنَا أَنَا أَسِيرُ فِي الْجَنَّةِ إِذْ عَرَضَ لِي نَهَرٌ حَافَّتَاهُ قِبَابُ اللُّؤْلُؤِ الْمُجَوَّفِ فَقُلْتُ مَا هَذَا يَا جِبْرِيلُ قَالَ هَذَا الْكَوْثَرُ الَّذِي أَعْطَاكَ رَبُّكَ قَالَ فَأَهْوَى الْمَلَكُ بِيَدِهِ فَأَخْرَجَ مِنْ طِينِهِ مِسْكًا أَذْفَرَ
Telah menceritakan kepada kami [Yunus] telah menceritakan kepada kami [Syaiban] telah menceritakan kepada kami [Qatadah] berkata, [Anas bin Malik] menceritakan, Rasulullah bersabda, "Tatkala saya berjalan di surga, saya melihat sungai. Kedua tepinya dipenuhi permata yang berongga, lalu saya bertanya? Apakah itu wahai Jibril?. Dia menjawab, itu adalah al-Kautsar, yang telah diberikan rabbmu padamu". (Rosulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda, "Kemudian malaikat menyentuhkannya dengan tangannya, lalu keluar dari tanahnya minyak kasturi yang sangat harum".