Turunnya QS. Al-Ma'idah: 101 setelah para sahabat bertanya apakah haji wajib setiap tahun, dan setelah seseorang menanyakan siapa ayahnya
Imam Ahmad : 12672حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ أَخْبَرَنِي مُوسَى بْنُ أَنَسٍ قَالَ سَمِعْتُ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ يَقُولُ قَالَ رَجُلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَنْ أَبِي قَالَ أَبُوكَ فُلَانٌ فَنَزَلَتْ { يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَسْأَلُوا عَنْ أَشْيَاءَ إِنْ تُبْدَ لَكُمْ تَسُؤْكُمْ } إِلَى تَمَامِ الْآيَةَ
Telah menceritakan kepada kami [Rouh] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] berkata, telah mengabarkan padaku [Musa Bin Anas] berkata, saya telah mendengar [Anas Bin Malik] berkata, ada seseorang bertanya, wahai Rasulullah, siapakah bapakku?. Beliau menjawab, bapakmu fulan, maka turunlah ayat "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menanyakan (kepada Nabimu) hal-hal yang jika diterangkan kepadamu akan menyusahkan kamu" sampai akhir ayat.