Rasulullah bertalbiyah untuk haji dan umrah sekaligus: LABBAIKA 'UMRATAN WA HAJJAN
Imam Ahmad : 12044حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ وَحَسَنُ بْنُ مُوسَى قَالَا حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ أَبِي أَسْمَاءَ الصَّيْقَلِ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ خَرَجْنَا نَصْرُخُ بِالْحَجِّ فَلَمَّا قَدِمْنَا مَكَّةَ أَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ نَجْعَلَهَا عُمْرَةً قَالَ وَلَوْ اسْتَقْبَلْتُ مِنْ أَمْرِي مَا اسْتَدْبَرْتُ لَجَعَلْتُهَا عُمْرَةً وَلَكِنْ سُقْتُ الْهَدْيَ وَقَرَنْتُ بَيْنَ الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ
Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Abdul Malik] dan [Hasan bin Musa] berkata, Telah menceritakan kepada kami [Zuhair] dari [Abu Ishaq] dari [Abu Asma' al-Shaiqal] dari [Anas bin Malik] berkata: Kami menyatakan untuk pergi berhaji, maka ketika kami sampai di Makkah, Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam menyuruh kami untuk menjadikannya umrah, (Anas bin Malik) berkata; Jikalau saya mendahulukan urusanku yang telah aku undur niscaya aku akan menjadikannya sebagai Umrah namun saya telah menggiring sembelihanku dan menyatukan antara haji dan umrah.