Jika menyetubuhi isterinya dan ingin mengulanginya, hendaklah berwudhu
Imam Ahmad : 10735حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي عَاصِمٍ عَنْ أَبِي الْمُتَوَكِّلِ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ إِذَا أَتَى الرَّجُلُ أَهْلَهُ ثُمَّ أَرَادَ الْعَوْدَ تَوَضَّأَ
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] berkata; telah mengabarkan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu 'Ashim] dari [Abu Al Mutawakkil] dari [Abu Sa'id Al Khudri] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Jika seorang suami menggauli istrinya lalu ia ingin mengulangi maka hendaknya ia berwudlu."