Menyelamatkan agamanya untuk menghindari fitnah (krisis agama)
Imam Ahmad : 10608حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ ابْنِ أَبِي صَعْصَعَةَ شَيْخٌ مِنْ الْأَنْصَارِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُوشِكُ أَنْ يَكُونَ خَيْرَ مَالِ الرَّجُلِ الْمُسْلِمِ غَنَمٌ يَتْبَعُ بِهَا شَعَفَ الْجِبَالِ وَمَوَاقِعَ الْقَطْرِ يَفِرُّ بِدِينِهِ مِنْ الْفِتَنِ
Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Ibnu Abu Sha'sha'ah] orang tua dari Anshar, dari [bapaknya], dari [Abu Sa'id] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Hampir-hampir harta terbaik seorang muslim adalah kambing, ia mendaki puncak gunung dan tempat tetesan embun, lari demi menyelamatkan agamanya dari fitnah."