Nabi melarang puasa wishal – puasa terus-menerus tanpa berbuka
Imam Ahmad : 10029وَبِإِسْنَادِهِ هَذَا نَهَى عَنْ الْوِصَالِ قَالُوا إِنَّكَ تُوَاصِلُ قَالَ إِنِّي لَيْسَ مِثْلَكُمْ إِنِّي أَظَلُّ عِنْدَ رَبِّي يُطْعِمُنِي وَيَسْقِينِي اكْلَفُوا مِنْ الْأَعْمَالِ مَا تُطِيقُونَ
Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadis sebelumnya dari [Abu Hurairah] Dan dengan sanadnya ini, Rasulullah melarang dari berpuasa wishol, para sahabat berkata; "Sesungguhnya engkau sendiri telah melakukannya, " maka beliau bersabda: "Sesungguhnya aku tidak seperti kalian, aku tidur sedang Tuhanku memberiku makan dan minum, maka bebanilah diri kalian dengan amalan yang kalian mampui."
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 4491, 5533, 5647, 5851, 6125, 6931, 7028, 7128, 7182, 7233, 7454, 8190, 8548, 9048, 10029, 10276, 10821, 11121, 11800, 12279, 12567, 12615, 12805, 12978, 13093, 13420, 13566, 23445, 23483, 23797, 24861, 25014
Imam Bukhari : 1788, 1825, 1826, 1828, 6345, 6701, 6755
Imam Muslim : 1844, 1845, 1846, 1847, 1849, 1850
Imam Abu Dawud : 2013, 2014
Imam Tirmidzi : 709
Imam Malik : 590, 591
Imam Darimi : 1641, 1642, 1644