Masuk Islam, klik di sini
ISLAM AL-HAQ: QURAN & HADITS
(Islam yang Benar)



Tamu berhak mendapat jamuan, jika tidak diberi, ambil sebatas hak

Imam Ahmad : 8591

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا لَيْثُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ صَالِحٍ عَنْ أَبِي طَلْحَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَيُّمَا ضَيْفٍ نَزَلَ بِقَوْمٍ فَأَصْبَحَ الضَّيْفُ مَحْرُومًا فَلَهُ أَنْ يَأْخُذَ بِقَدْرِ قِرَاهُ وَلَا حَرَجَ عَلَيْهِ

Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] telah menceritakan kepada kami [Laits bin Sa'd] dari [Mu'awiyah bin Shalih] dari [Abu Thalhah] dari [Abu Hurairah] berkata; Bahwasanya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tamu manapun yang singgah pada suatu kaum maka dia telah menjadi orang yang berhak dihormati, dan boleh baginya untuk mengambil hak tamunya sekadarnya, dan dia tidak berdosa."

Hadits Penguat :

Imam Ahmad : 8591, 16549, 16706
Imam Bukhari : 2281, 5672
Imam Muslim : 3257
Imam Abu Dawud : 3259, 3260, 3261
Imam Ibnu Majah : 3666