Allah pada hakikatnya yang mencabut nyawa setiap makhluk, bukan malaikat, melainkan atas perintah-nya
Imam Ahmad : 8136حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا لَيْثٌ عَنْ يَزِيدَ يَعْنِي ابْنَ الْهَادِ عَنْ عَمْرٍو عَنِ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يَقُولُ إِنَّ عَبْدِي الْمُؤْمِنَ عِنْدِي بِمَنْزِلَةِ كُلِّ خَيْرٍ يَحْمَدُنِي وَأَنَا أَنْزِعُ نَفْسَهُ مِنْ بَيْنِ جَنْبَيْهِ
Telah menceritakan kepada kami [Yunus] telah menceritakan kepada kami [Laits] dari [Yazid] -yaitu Ibnul Haad- dari ['Amru] dari [Al Maqburi] dari [Abu Hurairah], berkata; Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam Bersabda: "Allah 'azza wajalla telah berfirman: 'Sesungguhnya hamba-Ku yang beriman di sisi-Ku seperti kedudukan setiap kebaikkan yang ia memuji kepada-Ku, dan Aku mencabut nyawanya di antara dua rusuknya."