Yang terhalang mencapai Baitullah setelah berihram meneladani perbuatan Nabi di Hudaibiyah
Imam Ahmad : 5986حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ إِنْ حِيلَ بَيْنِي وَبَيْنَ الْبَيْتِ فَعَلْنَا كَمَا فَعَلْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ حَالَتْ كُفَّارُ قُرَيْشٍ بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْبَيْتِ فَحَلَقَ وَرَجَعَ وَإِنِّي أُشْهِدُكُمْ أَنِّي قَدْ أَوْجَبْتُ عُمْرَةً فَذَكَرَ الْحَدِيثَ
Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Numair] telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] dia berkata; "Jika saya dihalangi dari Baitullah, maka kami akan melakukan sebagaimana apa yang kami lakukan bersama Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam ketika orang-orang kafir Quraisy menghalangi beliau dari Baitullah diamana beliau mencukur rambutnya kemudian pulang. Dan saya saksikan kepada kalian bahwa saya telah mewajibkan Umrah." Maka dia kemudian menyebutkan hadis.