Untuk apa kita beramal? Beramallah! Semuanya akan dimudahkan menuju apa akan menjadi takdir dia diciptakan
Imam Ahmad : 4893
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَاصِمِ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ قَالَ سَمِعْتُ سَالِمَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يُحَدِّثُ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ قَالَ عُمَرُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ مَا نَعْمَلُ فِيهِ أَفِي أَمْرٍ قَدْ فُرِغَ مِنْهُ أَوْ مُبْتَدَإٍ أَوْ مُبْتَدَعٍ قَالَ فِيمَا قَدْ فُرِغَ مِنْهُ فَاعْمَلْ يَا ابْنَ الْخَطَّابِ فَإِنَّ كُلًّا مُيَسَّرٌ أَمَّا مَنْ كَانَ مِنْ أَهْلِ السَّعَادَةِ فَإِنَّهُ يَعْمَلُ لِلسَّعَادَةِ وَأَمَّا مَنْ كَانَ مِنْ أَهْلِ الشَّقَاءِ فَإِنَّهُ يَعْمَلُ لِلشَّقَاءِ
Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari ['Ashim bin Ubaidullah] ia berkata; aku mendengar [Salim bin Abdullah] menceritakan hadis dari [Ibnu Umar] ia berkata, "Umar bertanya, "Wahai Rasulullah, menurutmu apa yang harus kami lakukan di dunia ini? Apakah suatu amalan yang sudah ditentukan (takdirkan) atau sesuatu yang belum ditakdirkan, atau sesuatu yang baru?" Beliau menjawab: "Sesuatu yang telah ditakdirkan. Wahai Ibnu Khaththab, hendaklah engkau beramal, sebab setiap orang akan dimudahkan jalannya. Orang yang termasuk dalam golongan orang-orang yang bahagia, maka ia akan (dimudahkan) melakukannya untuk menuju kebahagiaan, adapun orang yang termasuk ke dalam golongan orang-orang sengsara, ia akan (dimudahkan) melakukannya untuk kesengsaraannya."
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 19, 191, 587, 1015, 1055, 1120, 1278, 4893, 13739, 14073, 16035, 16036, 18993, 19023, 26215
Imam Bukhari : 1274, 4564, 4565, 4566, 4567, 4568, 5749, 6107, 6115, 6996, 6997
Imam Muslim : 4786, 4787, 4788, 4789
Imam Abu Dawud : 4074, 4086
Imam Tirmidzi : 2061, 2062, 3002, 3267
Imam Ibnu Majah : 75, 2133