Rasulullah melarang memakan kurma dua dua sekaligus, kecuali seizin temannya
Imam Ahmad : 4819حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ قَالَ وَجَدْتُ فِي كِتَابِ أَبِي حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ عَنْ جَبَلَةَ بْنِ سُحَيْمٍ قَالَ كَانَ ابْنُ الزُّبَيْرِ يَرْزُقُنَا التَّمْرَ وَبِالنَّاسِ يَوْمَئِذٍ جَهْدٌ قَالَ فَمَرَّ بِنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ فَنَهَانَا عَنْ الْإِقْرَانِ وَقَالَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ الْإِقْرَانِ إِلَّا أَنْ يَسْتَأْذِنَ الرَّجُلُ أَخَاهُ
Telah menceritakan kepada kami Abdullah ia berkata; Aku mendapati di dalam kitab ayahku; Telah menceritakan kepada kami [Yazid] telah mengabarkan kepada kami [Syu'bah] dari [Jabalah bin Suhaim] ia berkata, "Ibnu Az Zubair pernah memberi kurma kepada kami saat manusia tertimpa musih paceklik." Jabalah melanjutkan, " [Abdullah bin Umar] lewat di depan kami dan melarang kami untuk makan kurma dengan dua biji-dua biji sekaligus. Lalu ia berkata, "Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang untuk makan kurma dengan dua biji-dua biji sekaligus kecuali dengan seizin temannya."