Rasulullah tidak pernah shalat saat safar kecuali dua rakaat, hanya saja beliau shalat tahajjud pada malam hari
Imam Ahmad : 4474
حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ إِسْمَاعِيلَ عَنْ أَبِي حَنْظَلَةَ سَأَلْتُ ابْنَ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُمَا عَنْ الصَّلَاةِ فِي السَّفَرِ قَالَ الصَّلَاةُ فِي السَّفَرِ رَكْعَتَانِ قُلْنَا إِنَّا آمِنُونَ قَالَ سُنَّةُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Isma'il] dari [Abu Hanzhalah]; Aku bertanya kepada [Ibnu Umar] radliyallahu Ta'ala 'anhuma tentang shalat ketika bepergian, ia menjawab, "Shalat dalam bepergian itu dua rakaat." Kami katakan, "Tapi kami berada dalam keadaan aman?" Ia menjawab, "Itu adalah sunnah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam."