Melihat nabi dalam mimpi adalah kebenaran, karena setan tidak bisa menyerupainya
Imam Ahmad : 4077حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ زَكَرِيَّا عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ أَبِي الْأَحْوَصِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ رَآنِي فِي الْمَنَامِ فَأَنَا الَّذِي رَآنِي فَإِنَّ الشَّيْطَانَ لَا يَتَخَيَّلُ بِي
Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Zakariya] dari [ayahnya] dari [Abu Ishaq] dari [Abu Al Ahwash] dari [Abdullah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Barangsiapa melihatku di dalam mimpinya, sesungguhnya akulah yang ia lihat, karena setan tidak dapat menyerupai diriku."
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 2394, 3378, 3608, 3977, 4077, 6871, 7238, 8152, 8948, 8956, 9124, 9587, 9675, 9728, 11096, 13346, 14252, 15318, 21558, 25951
Imam Bukhari : 6478, 6479, 6482
Imam Muslim : 4206, 4207, 4208, 4209, 4210
Imam Abu Dawud : 4369
Imam Tirmidzi : 2202
Imam Ibnu Majah : 3890, 3891, 3892, 3893, 3894, 3895
Imam Darimi : 2046, 2047