Rasulullah berpindah ke mimbar, pohon kurma merintih atau menangis dan kemudian Nabi menenangkannya
Imam Ahmad : 3255
حَدَّثَنَا أَبُو كَامِلٍ وَيُونُسُ قَالَا حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ عَمَّارِ بْنِ أَبِي عَمَّارٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَخْطُبُ إِلَى جِذْعٍ فَلَمَّا صُنِعَ الْمِنْبَرُ فَتَحَوَّلَ إِلَيْهِ حَنَّ الْجِذْعُ فَأَتَاهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاحْتَضَنَهُ فَسَكَنَ وَقَالَ لَوْ لَمْ أَحْتَضِنْهُ لَحَنَّ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ مِثْلَهُ حَدَّثَنَاه الْخُزَاعِيُّ قَالَ أَنْبَأَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ عَمَّارِ بْنِ أَبِي عَمَّارٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ وَعَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَخْطُبُ إِلَى جِذْعِ النَّخْلَةِ فَذَكَرَ مَعْنَاهُ
Telah menceritakan kepada kami [Abu Kamil] dan [Yunus] keduanya berkata; Telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari ['Ammar bin Abu 'Ammar] dari [Ibnu Abbas] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah berkhutbah kepada batang pohon kurma, setelah dibuatkan mimbar, beliau berpindah kepadanya, (batang kurma) itu merintih, maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menghampirinya lalu menenangkannya, ia pun terdiam. Beliau pun bersabda: "Seandainya aku tidak menenangkannya tentulah ia akan terus merintih hingga hari kiamat." Telah menceritakan kepada kami [Yunus] telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari [Tsabit] dari [Anas] (dengan redaksi) seperti itu. Telah menceritakannya kepada kami [Al Khuza'i] ia berkata; Telah memberitakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari ['Ammar bin Abu 'Ammar] dari [Ibnu Abbas], dan dari [Tsabit] dari [Anas] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkhutbah dengan bersandar kepada batang pohon kurma, lalu ia menyebutkan maknanya.
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 2125, 2277, 3255, 4525, 5620, 12884, 13605, 13628, 13690, 13764, 13944, 21786
Imam Bukhari : 430, 867, 1953, 2381, 3319, 3320
Imam Tirmidzi : 463, 3560
Imam Nasa'i : 1379
Imam Ibnu Majah : 1404, 1405, 1406, 1407
Imam Darimi : 31, 32, 33, 34, 35, 36, 37, 38, 39, 40, 41, 1517, 1518, 1519