Ain adalah haq, dan seandainya ada sesuatu yang mendahului takdir maka 'ain lah yang mendahuluinya
Imam Ahmad : 2348حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ رَجُلٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ زَيْدٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْعَيْنُ حَقٌّ تَسْتَنْزِلُ الْحَالِقَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْوَلِيدِ الْعَدَنِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ دُوَيْدٍ عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ ثَوْبَانَ عَنْ جَابِرِ بْنِ زَيْدٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ مِثْلَهُ
Telah menceritakan kepada kami [Abu Ahmad] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Seseorang] dari [Jabir bin Zaid] dari [Ibnu Abbas] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "'Ain adalah haq, ia bisa meluluhkan gunung yang besar." Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Al Walid Al Adaniy] berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Duwaid] dari [Isma'il bin Tsauban] dari [Jabir bin Zaid] dari [Ibnu Abbas] seperti itu.