Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam mengurai rambutnya dan juga membelah menjadi dua
Imam Ahmad : 2246حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ حَدَّثَنِي أَبِي عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّهُ قَالَ كَانَ أَهْلُ الْكِتَابِ يَسْدِلُونَ أَشْعَارَهُمْ وَكَانَ الْمُشْرِكُونَ يَفْرُقُونَ رُءُوسَهُمْ قَالَ وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُعْجِبُهُ مُوَافَقَةُ أَهْلِ الْكِتَابِ فِي بَعْضِ مَا لَمْ يُؤْمَرْ بِهِ فِيهِ فَسَدَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَاصِيَتَهُ ثُمَّ فَرَقَ بَعْدُ
Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub] telah menceritakan kepadaku [bapakku] dari [Az Zuhri] dari [Ubaidullah bin Abdullah] dari [Ibnu Abbas], bahwa ia berkata; "Dahulu Ahli Kitab biasa menguraikan rambut mereka, sementara kaum Muslimin membelah rambut mereka. Sedangkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam senang menyamai Ahli Kitab pada sebagian perkara yang tidak ada perintahnya, maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengurai (rambutnya), tapi kemudian beliau membelahnya."