Rasulullah menetapkan bahwa umra adalah akad pemberian yang sah dan dibolehkan
Imam Ahmad : 2139
حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ طَاوُسٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَعْمَرَ عُمْرَى فَهِيَ لِمَنْ أُعْمِرَهَا جَائِزَةٌ وَمَنْ أَرْقَبَ رُقْبَى فَهِيَ لِمَنْ أُرْقِبَهَا جَائِزَةٌ وَمَنْ وَهَبَ هِبَةً ثُمَّ عَادَ فِيهَا فَهُوَ كَالْعَائِدِ فِي قَيْئِهِ
Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Numair] telah menceritakan kepada kami [Hajjaj] dari [Abu Az Zubair] dari [Thawus] dari [Ibnu Abbas], ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa yang mengumrakan suatu umra maka ia bagi yang diserahi umra itu berlaku, dan barangsiapa memberi ruqba maka bagi yang di beri ruqba itu berlaku. Barangsiapa yang memberikan suatu pemberian kemudian menarik kembali pemberiannya maka ia seperti orang yang memakan kembali muntahannya."
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 2138, 2139, 8211, 9179, 9669, 9952, 13656, 13658, 13659, 13736, 13907, 14357, 14392, 14677, 16278, 16300, 19226, 19293, 19380, 20639, 20658
Imam Bukhari : 2433
Imam Muslim : 3071, 3072, 3073
Imam Abu Dawud : 3081, 3088, 3090
Imam Tirmidzi : 1269, 1271
Imam Nasa'i : 3646, 3647, 3650, 3651, 3655, 3656, 3657, 3658, 3659, 3664, 3665, 3666, 3667, 3668, 3669, 3678, 3679, 3694, 3695
Imam Ibnu Majah : 2374