Larangan hasil penjualan khamr, upah pelacuran, dan hasil penjualan anjing
Imam Bukhari : 4927حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَنَهَى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ ثَمَنِ الْكَلْبِ وَحُلْوَانِ الْكَاهِنِ وَمَهْرِ الْبَغِيِّ
Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Abdullah] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Az Zuhri] dari [Abu Bakr bin Abdurrahman] dari [Abu Mas'ud] radliallahu 'anhu, ia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melarang untuk memakan hasil keuntungan dari anjing, dan dukun dan pelacur.
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 1990, 2495, 3103, 3173, 3174, 7635, 8039, 9003, 10084, 13891, 14125, 14274, 15251, 15267, 16453, 16457, 16468, 16622, 16633, 18007, 18014, 18019
Imam Bukhari : 2083, 2121, 4927, 5319, 5505
Imam Muslim : 2930, 2931, 2932, 2933
Imam Abu Dawud : 2967, 2974, 3018, 3020, 3021, 3022
Imam Tirmidzi : 1052, 1196, 1197, 1997
Imam Nasa'i : 4218, 4219, 4220, 4587, 4594, 4595, 4596
Imam Ibnu Majah : 2150, 2151
Imam Malik : 1173
Imam Darimi : 2455, 2507