Nabi tidak mengharamkan daging biawak (dhabb), beliau hanya merasa jijik memakannya
Imam Muslim : 3607و حَدَّثَنِي سَلَمَةُ بْنُ شَبِيبٍ حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ أَعْيَنَ حَدَّثَنَا مَعْقِلٌ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ قَالَ سَأَلْتُ جَابِرًا عَنْ الضَّبِّ فَقَالَ لَا تَطْعَمُوهُ وَقَذِرَهُ وَقَالَ قَالَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ إِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمْ يُحَرِّمْهُ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يَنْفَعُ بِهِ غَيْرَ وَاحِدٍ فَإِنَّمَا طَعَامُ عَامَّةِ الرِّعَاءِ مِنْهُ وَلَوْ كَانَ عِنْدِي طَعِمْتُهُ
Dan telah menceritakan kepadaku [Salamah bin Syabib] telah menceritakan kepada kami [Al Hasan bin A'yan] telah menceritakan kepada kami [Ma'qil] dari [Abu Az Zubair] dia berkata, "Saya bertanya kepada [Jabir] mengenai daging biawak, dia menjawab, "Jangan memakannya, karena ia termasuk makanan yang menjijikkan." Dan dia juga berkata, "Namun [Umar bin Khatthab] pernah berkata, "Sesungguhnya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tidak mengharamkannya, dan dengannya Allah Azza Wa Jalla tidak hanya memberi manfa'at untuk satu jenis saja, hanyasanya ia adalah makanannya para pengembala, sekiranya ia ada di sini, niscaya saya telah memakannya."
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 189, 1876, 2185, 2438, 2807, 2883, 2997, 3076, 4334, 4345, 4390, 4650, 4762, 4784, 4814, 4824, 5004, 5028, 5183, 5271, 5691, 10717, 11171, 11207, 13936, 14535, 16210, 16212
Imam Bukhari : 2387, 4970, 4972, 4981, 5110, 5111, 6811
Imam Muslim : 3598, 3599, 3600, 3601, 3602, 3603, 3604, 3605, 3606, 3607, 3608, 3609
Imam Abu Dawud : 3242, 3299, 3300, 3301, 3302, 3307
Imam Tirmidzi : 1712, 1713
Imam Nasa'i : 4240, 4241, 4242, 4243, 4244, 4245, 4246, 4249
Imam Ibnu Majah : 3229, 3230, 3231, 3232, 3233, 3236, 3332
Imam Malik : 1527, 1528
Imam Darimi : 1930, 1932