Terlewat tidak shalat malam karena ketiduran atau sakit, diganti dua belas rakaat disiang harinya
Imam Muslim : 1235و حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ خَشْرَمٍ أَخْبَرَنَا عِيسَى وَهُوَ ابْنُ يُونُسَ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ زُرَارَةَ عَنْ سَعْدِ بْنِ هِشَامٍ الْأَنْصَارِيِّ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا عَمِلَ عَمَلًا أَثْبَتَهُ وَكَانَ إِذَا نَامَ مِنْ اللَّيْلِ أَوْ مَرِضَ صَلَّى مِنْ النَّهَارِ ثِنْتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً قَالَتْ وَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَامَ لَيْلَةً حَتَّى الصَّبَاحِ وَمَا صَامَ شَهْرًا مُتَتَابِعًا إِلَّا رَمَضَانَ
Dan telah menceritakan kepada kami [Ali bin Khasyram] telah mengabarkan kepada kami [Isa yaitu Ibnu Yunus], dari [Syu'bah] dari [Qatadah] dari [Zurarah] dari [Sa'd bin Hisyam Al Anshari] dari ['Aisyah] katanya; "Jika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melakukan suatu aktivitas, maka beliau berusaha melanggengkannya (menjadikan abadi, rutin), jika beliau ketiduran malam hari atau sakit, maka beliau melaksanakan shalat dua belas raka'at di siang harinya." 'Aisyah melanjutkan; "Aku tidak pernah melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam shalat malam hingga pagi hari, dan beliau juga tidak pernah berpuasa sebulan penuh secara turut berturut selain bulan Ramadhan."
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 8245, 22915, 22994, 23059, 23111, 23147, 23186, 23399, 23487, 23645, 23675, 23819, 23988, 24153, 24260, 24267, 24299, 24382, 24386, 24451, 24590, 24755, 24772, 24845, 24882, 24901, 24928, 25170, 25186, 25274, 25493
Imam Bukhari : 19, 41, 1064, 1082, 1083, 1834, 1851, 5413, 5980, 5981, 5984, 5985
Imam Muslim : 1225, 1234, 1235, 1302, 1303, 1304, 1305, 1306, 1307, 1308, 1958
Imam Abu Dawud : 1161, 1163
Imam Tirmidzi : 2783
Imam Nasa'i : 754, 1598, 1624
Imam Ibnu Majah : 4228, 4230, 4231
Imam Malik : 240, 381