Tingkatan iman yang tertinggi adalah LAA ILAHA ILLALLAH
Imam Muslim : 51حَدَّثَنَا زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ سُهَيْلٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْإِيمَانُ بِضْعٌ وَسَبْعُونَ أَوْ بِضْعٌ وَسِتُّونَ شُعْبَةً فَأَفْضَلُهَا قَوْلُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَدْنَاهَا إِمَاطَةُ الْأَذَى عَنْ الطَّرِيقِ وَالْحَيَاءُ شُعْبَةٌ مِنْ الْإِيمَانِ
Telah menceritakan kepada kami [Zuhair bin Harb] telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Suhail] dari [Abdullah bin Dinar] dari [Abu Shalih] dari [Abu Hurairah] dia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Iman itu ada tujuh puluh tiga sampai tujuh puluh sembilan, atau enam puluh tiga sampai enam puluh sembilan cabang. Yang paling utama adalah perkataan, LAA ILAAHA ILLALLAHU (Tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah). Dan yang paling rendah adalah menyingkirkan gangguan dari jalan. Dan malu itu adalah sebagian dari iman."
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 4326, 4936, 6057, 8993, 9333, 10108, 16470, 16478, 16485, 18977, 18989, 19058, 19067, 19109, 19122, 19126, 19148, 19157, 21280, 21314, 22170, 22344
Imam Bukhari : 8, 23, 3224, 3225, 5653, 5655
Imam Muslim : 50, 51, 52, 53, 54
Imam Abu Dawud : 4056, 4162, 4163, 4164
Imam Tirmidzi : 1931
Imam Nasa'i : 4918, 4919, 4920, 4947
Imam Ibnu Majah : 56, 57
Imam Malik : 1406, 1407