Satu kalimat yang diucapkan tanpa disadari dapat menjerumuskan ke neraka, serta menjaga lisan
Imam Malik : 1567
و حَدَّثَنِي مَالِك عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِدَخَلَ عَلَى أَبِي بَكْرٍ الصِّدِّيقِ وَهُوَ يَجْبِذُ لِسَانَهُ فَقَالَ لَهُ عُمَرُ مَهْ غَفَرَ اللَّهُ لَكَ فَقَالَ أَبُو بَكْرٍ إِنَّ هَذَا أَوْرَدَنِي الْمَوَارِدَ
Telah menceritakan kepadaku Malik dari [Zaid bin Aslam] dari [Ayahnya] berkata, "Umar bin Khattab menemui [Abu Bakar As Shiddiq] sedang dia menarik lidahnya. Umar bertanya; "Apa-apaan ini. Semoga Allah mengampunimu." Abu Bakar berkata; "Sesungguhnya inilah yang mengantarku pada kebinasaan."