Rasulullah melarang nikah mut'ah dan daging keledai jinak pada Perang Khaibar
Imam Bukhari : 2922حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ حَدَّثَنَا الشَّيْبَانِيُّ قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ أَبِي أَوْفَى رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا يَقُولُأَصَابَتْنَا مَجَاعَةٌ لَيَالِيَ خَيْبَرَ فَلَمَّا كَانَ يَوْمُ خَيْبَرَ وَقَعْنَا فِي الْحُمُرِ الْأَهْلِيَّةِ فَانْتَحَرْنَاهَا فَلَمَّا غَلَتِ الْقُدُورُ نَادَى مُنَادِي رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَكْفِئُوا الْقُدُورَ فَلَا تَطْعَمُوا مِنْ لُحُومِ الْحُمُرِ شَيْئًاقَالَ عَبْدُ اللَّهِ فَقُلْنَا إِنَّمَا نَهَى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِأَنَّهَا لَمْ تُخَمَّسْ قَالَ وَقَالَ آخَرُونَ حَرَّمَهَا أَلْبَتَّةَ وَسَأَلْتُ سَعِيدَ بْنَ جُبَيْرٍ فَقَالَ حَرَّمَهَا أَلْبَتَّةَ
Telah bercerita kepada kami [Musa bin Isma'il] telah bercerita kepada kami ['Abdul Wahid] telah bercerita kepada kami [asy-Syaibaniy] berkata aku mendengar [Ibnu Abi Arfaa radliallahu 'anhu] berkata; "Kami mengalami kelaparan pada beberapa malam saat perang Khaibar. Dan ketika hari penaklukan Khaibar, kami dapatkan keledai-keledai piaraan penduduk, maka kami menyembelihnya. Ketika periuk-periuk sudah mendidih, penyeru Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam mengumandangkan seruan; "Tumpahkanlah periuk-periuk itu dan janganlah kalian memakan daging-daging keledai sedikitpun". 'Abdullah berkata; "Kami berpendapat bahwa Nabi Shallallahu'alaihiwasallam melarang memakannya karena belum dibagikan bagian seperlima (ghanimahnya) ". 'Abdullah berkata lagi; "Namun sebagian orang ada yang berpendapat bahwa Beliau melarangnya secara mutlak lalu aku bertanya kepada Sa'id bin Jubair, maka dia menjawab; "Beliau melarangnya secara mutlak".
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 558, 771, 1141, 4490, 5525, 6009, 6028, 6742, 11643, 11697, 11770, 12218, 13928, 14361, 14603, 14911, 14912, 15916, 15928, 16214, 16527, 16563, 17065, 17069, 17080, 17880, 18339, 18358
Imam Bukhari : 2922, 3855, 3875, 3878, 3893, 3894, 3895, 3896, 3897, 3898, 3899, 4723, 5096, 5097, 5098, 5099, 5100, 5101, 5102, 6446
Imam Muslim : 2510, 2511, 2512, 2513, 3581, 3582, 3583, 3584, 3585, 3586, 3587, 3588, 3589, 3590, 3591, 3592, 3593, 3594, 3595
Imam Abu Dawud : 3294, 3296, 3314, 3316
Imam Tirmidzi : 1040, 1394, 1398, 1715, 1716
Imam Nasa'i : 68, 3312, 3313, 4253, 4254, 4255, 4257, 4258, 4260, 4261, 4262, 4263, 4264, 4265, 4266, 4267, 4268, 4371, 4422
Imam Ibnu Majah : 1951, 3183, 3184, 3185, 3186, 3187, 3189
Imam Malik : 994
Imam Darimi : 1906, 1907, 1909, 2100