Masuk Islam, klik di sini
ISLAM AL-HAQ: QURAN & HADITS
(Islam yang Benar)



Dalam habbatus sauda’ terdapat obat untuk segala penyakit, kecuali kematian
Imam Ibnu Majah : 3440

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ أَنْبَأَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ خَالِدِ بْنِ سَعْدٍ قَالَ خَرَجْنَا وَمَعَنَا غَالِبُ بْنُ أَبْجَرَ فَمَرِضَ فِي الطَّرِيقِ فَقَدِمْنَا الْمَدِينَةَ وَهُوَ مَرِيضٌ فَعَادَهُ ابْنُ أَبِي عَتِيقٍ وَقَالَ لَنَا عَلَيْكُمْ بِهَذِهِ الْحَبَّةِ السَّوْدَاءِ فَخُذُوا مِنْهَا خَمْسًا أَوْ سَبْعًا فَاسْحَقُوهَا ثُمَّ اقْطُرُوهَا فِي أَنْفِهِ بِقَطَرَاتِ زَيْتٍ فِي هَذَا الْجَانِبِ وَفِي هَذَا الْجَانِبِ فَإِنَّ عَائِشَةَ حَدَّثَتْهُمْأَنَّهَا سَمِعَتْ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ هَذِهِ الْحَبَّةَ السَّوْدَاءَ شِفَاءٌ مِنْ كُلِّ دَاءٍ إِلَّا أَنْ يَكُونَ السَّامُ قُلْتُ وَمَا السَّامُ قَالَ الْمَوْتُ

Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah] telah memberitakan kepada kami [Israil] dari [Manshur] dari [Khalid bin Sa'd] dia berkata, "Kami pergi bersama Ghalib bin Abjar, kemudian di tengah jalan ia menderita sakit hingga kami sampai di Madinah dan dia masih menderita sakit. Lalu [Ibnu Abu 'Atiq] datang menjenguknya seraya berkata kepada kami, "Gunakanlah Al Habbah As Sauda (Jintan hitam), ambillah darinya lima atau tujuh butir, kemudian tumbuklah sampai halus dan teteskanlah beberapa tetesan ke dalam hidungnya di sisi ini dan ini. Sesungguhnya [Aisyah] pernah menceritakan kepada para sahabat bahwa dia mendengar dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Sesungguhnya Al habbah As Sauda (jintan hitam) ini adalah penawar dari semua penyakit, kecuali penyakit As Saam." Lalu aku bertanya, "Apakah yang di maksud dengan As Saam?" beliau menjawab: "Kematian."

Hadits Penguat :

Imam Ahmad : 6986, 7242, 7317, 8161, 8695, 9107, 9177, 9665, 9666, 9668, 9892, 10146, 10217, 10525, 21921, 23916
Imam Bukhari : 5255, 5256
Imam Muslim : 4104, 4105
Imam Tirmidzi : 1964
Imam Ibnu Majah : 3438, 3439, 3440, 3448