Jangan pergi pulang sebelum menjadikan akhir perjalanan haji deangan thawaf ke ka’bah baitullah
Imam Ibnu Majah : 3061حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ سُلَيْمَانَ عَنْ طَاوُسٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَكَانَ النَّاسُ يَنْصَرِفُونَ كُلَّ وَجْهٍ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَنْفِرَنَّ أَحَدٌ حَتَّى يَكُونَ آخِرُ عَهْدِهِ بِالْبَيْتِ
Telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Ammar]; telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin Uyainah] dari [Sulaiman] dari [Thawush] dari [Ibnu Abbas] berkata; "Manusia pada bubar dari seluruh penjuru arah, lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Tidak ada seorangpun pergi hingga singgah terakhirnya diBaitullah'."