Tata cara shalat istisqa': Menghadap kiblat dan membalik selendang kemudian shalat dua rakaat
Imam Ibnu Majah : 1502حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي زِيَادٍ عَنْ مِقْسَمٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَأُتِيَ بِهِمْ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ أُحُدٍ فَجَعَلَ يُصَلِّي عَلَى عَشَرَةٍ عَشَرَةٍ وَحَمْزَةُ هُوَ كَمَا هُوَ يُرْفَعُونَ وَهُوَ كَمَا هُوَ مَوْضُوعٌ
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abdullah bin Numair] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin 'Ayyas] dari [Yazid bin Abu Ziyad] dari [Miqsam] dari [Ibnu Abbas] ia berkata, "Pada perang Uhud, mereka (para sahabat yang mati syahid) dibawa ke hadapan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Kemudian beliau menshalatkan mereka sepuluh orang-sepuluh orang, jenazah-jenazah itu diangkat silih berganti, sementara Hamzah masih dalam posisi semula (hingga ia dishalati berulang-ulang). "
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 15837, 15839, 15840, 15841, 15842, 15844, 15853, 15860, 15871, 15873
Imam Bukhari : 950, 956, 962, 968, 969, 971, 972, 5867
Imam Muslim : 1486, 1487, 1488, 1489
Imam Abu Dawud : 982, 985, 986
Imam Nasa'i : 1488, 1492, 1493, 1494, 1502, 1503
Imam Ibnu Majah : 1257, 1502
Imam Malik : 402
Imam Darimi : 1490