Berkeluh kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam perihal shalat diatas kerikil yang sangat panas, namun beliau tidak menggubris
Imam Ibnu Majah : 668حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ هِشَامٍ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ زَيْدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ خِشْفِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ قَالَشَكَوْنَا إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَرَّ الرَّمْضَاءِ فَلَمْ يُشْكِنَا
Telah menceritakan kepada kami [Abu Kuraib] berkata, telah menceritakan kepada kami [Mu'awiyah bin Hisyam] dari [Sufyan] dari [Zaid bin Jubair] dari [Khisyf bin Malik] dari [Bapaknya] dari [Abdullah bin Mas'ud] ia berkata; "Kami mengeluh kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dari panasnya ramdla` (pasir panas karena sengatan matahari), namun beliau tidak pernah mengeluh kepada kami."