Rasulullah menjadikan waktu tiga hari tiga malam bagi musafir dan sehari semalam bagi orang yang muqim untuk mengusap khuf
Imam Ibnu Majah : 471حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ زِرٍّ عَنْ صَفْوَانَ بْنِ عَسَّالٍ قَالَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْمُرُنَا أَنْ لَا نَنْزِعَ خِفَافَنَا ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ إِلَّا مِنْ جَنَابَةٍ لَكِنْ مِنْ غَائِطٍ وَبَوْلٍ وَنَوْمٍ
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin 'Uyainah] dari ['Ashim] dari [Zirr] dari [Shafwan bin 'Assal] ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan agar kami tidak melepas khuf kami selama tiga hari kecuali jika junub. dan tetap dibolehkan memakai karena sebab buang air besar, buang air kecil dan tidur."
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 710, 741, 863, 920, 1064, 1071, 1181, 1212, 17396, 20849, 20850, 20851, 20856, 20859, 20865, 20870, 20875, 20876, 22870
Imam Muslim : 414
Imam Abu Dawud : 135, 136
Imam Tirmidzi : 88, 89
Imam Nasa'i : 126, 127, 128, 129
Imam Ibnu Majah : 456, 457, 471, 545, 548, 549, 550, 551
Imam Darimi : 708