Miskin tidak memiliki kecukupan namun dia malu untuk tidak meminta-minta
Imam Nasa'i : 2525أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ عَنْ مَالِكٍ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَيْسَ الْمِسْكِينُ بِهَذَا الطَّوَّافِ الَّذِي يَطُوفُ عَلَى النَّاسِ تَرُدُّهُ اللُّقْمَةُ وَاللُّقْمَتَانِ وَالتَّمْرَةُ وَالتَّمْرَتَانِ قَالُوا فَمَا الْمِسْكِينُ قَالُوا الَّذِي لَا يَجِدُ غِنًى يُغْنِيهِ وَلَا يُفْطَنُ لَهُ فَيُتَصَدَّقَ عَلَيْهِ وَلَا يَقُومُ فَيَسْأَلَ النَّاسَ
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dari [Malik] dari [Abu Az Zinad] dari [Al A'raj] dari [Abu Hurairah] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bukanlah seorang yang miskin itu yang mengelilingi manusia lalu meminta-minta dan dia mendapatkan sepotong atau dua potong roti, sebutir atau dua butir korma." Para shahabat bertanya: 'ya Rasulullah lalu siapakah yang disebut miskin itu? Beliau bersabda: "Dia adalah orang yang tidak mendapatkan kekayaan untuk mencukupi dirinya dan orang-orang tidak memahami kebutuhannya lalu memberinya sedekah, dan dia tidak bisa mandiri sehingga meminta-minta manusia."