Nabi terkadang berpuasa saat safar dan kadang berbuka
Imam Nasa'i : 2249أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ حَاتِمٍ قَالَ أَنْبَأَنَا سُوَيْدٌ قَالَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ الْحَكَمِ عَنْ مِقْسَمٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ فِي رَمَضَانَ فَصَامَ حَتَّى أَتَى قُدَيْدًا ثُمَّ أُتِيَ بِقَدَحٍ مِنْ لَبَنٍ فَشَرِبَ وَأَفْطَرَ هُوَ وَأَصْحَابُهُ
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Hatim] dia berkata; telah memberitakan kepada kami [Suwaid] dia berkata; telah mengabarkan kepada kami ['Abdullah] dari [Syu'bah] dari [Al Hakam] dari [Miqsam] dari [Ibnu 'Abbas], bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam keluar pada -bulan- Ramadlan, lalu beliau berpuasa hingga sampai di Qudaid, kemudian diberi segelas susu, lalu meminumnya. Maka beliau dan para sahabatnya berbuka.