Penjual dan pembeli berhak memilih meneruskan atau membatalkan akad selama keduanya belum berpisah (khiyar majlis)
Imam Bukhari : 1968حَدَّثَنِي إِسْحَاقُ أَخْبَرَنَا حَبَّانُ بْنُ هِلَالٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ قَتَادَةُ أَخْبَرَنِي عَنْ صَالِحٍ أَبِي الْخَلِيلِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْحَارِثِ قَالَ سَمِعْتُ حَكِيمَ بْنَ حِزَامٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْبَيِّعَانِ بِالْخِيَارِ مَا لَمْ يَتَفَرَّقَا فَإِنْ صَدَقَا وَبَيَّنَا بُورِكَ لَهُمَا فِي بَيْعِهِمَا وَإِنْ كَذَبَا وَكَتَمَا مُحِقَتْ بَرَكَةُ بَيْعِهِمَا
Telah menceritakan kepada kami [Ishaq] telah mengabarkan kepada kami [Habban bin Hilal] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] berkata, [Qatadah] mengabarkan kepadaku dari [Shalih Abu Al Khalil] dari ['Abdullah bin Al Harits] berkata, aku mendengar [Hakim bin Hizam radliallahu 'anhu] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Dua orang yang melakukan jual beli boleh melakukan khiyar (pilihan untuk melangsungkan atau membatalkan jual beli) selama keduanya belum berpisah", Atau sabda Beliau: "hingga keduanya berpisah. Jika keduanya jujur dan menampakkan cacat dagangannya maka keduanya diberkahi dalam jual belinya dan bila menyembunyikan cacatnya dan berdusta maka akan dimusnahkan keberkahan jual belinya".
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 370, 4254, 4338, 4911, 5161, 5734, 7752, 14775, 14783, 14785, 14786, 14788, 15024, 18974, 19283, 19322, 19328, 19370, 19378, 19379, 19392
Imam Bukhari : 1937, 1940, 1965, 1966, 1967, 1968, 1969, 1970, 1972
Imam Muslim : 2821, 2822, 2823, 2825
Imam Abu Dawud : 2996, 2997, 2998, 3000
Imam Tirmidzi : 1166, 1167, 1168
Imam Nasa'i : 4381, 4388, 4389, 4390, 4391, 4392, 4393, 4396, 4397, 4404, 4405, 4406, 4407
Imam Ibnu Majah : 2172, 2173, 2174
Imam Malik : 1177
Imam Darimi : 2435