Mimpi baik dari Allah sedang buruk dari setan. mimpi buruk meludah ke kirinya
Imam Tirmidzi : 3375حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا بَكْرُ بْنُ مُضَرَ عَنْ ابْنِ الْهَادِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ خَبَّابٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّأَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِذَا رَأَى أَحَدُكُمْ الرُّؤْيَا يُحِبُّهَا فَإِنَّمَا هِيَ مِنْ اللَّهِ فَلْيَحْمَدْ اللَّهَ عَلَيْهَا وَلْيُحَدِّثْ بِمَا رَأَى وَإِذَا رَأَى غَيْرَ ذَلِكَ مِمَّا يَكْرَهُهُ فَإِنَّمَا هِيَ مِنْ الشَّيْطَانِ فَلْيَسْتَعِذْ بِاللَّهِ مِنْ شَرِّهَا وَلَا يَذْكُرْهَا لِأَحَدٍ فَإِنَّهَا لَا تَضُرُّهُوَفِي الْبَاب عَنْ أَبِي قَتَادَةَ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ صَحِيحٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ وَابْنُ الْهَادِ اسْمُهُ يَزِيدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أُسَامَةَ بْنِ الْهَادِ الْمَدِينِيُّ وَهُوَ ثِقَةٌ عِنْدَ أَهْلِ الْحَدِيثِ رَوَى عَنْهُ مَالِكٌ وَالنَّاسُ
Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] telah menceritakan kepada kami [Bakr bin Mudhar] dari [Ibnu Al Had] dari [Abdullah bin Khabbab] dari [Abu Sa'id Al Khudri] bahwa ia mendengar Rasulullah shallallahu wa'alaihi wa sallam berkata: "Apabila salah seorang diantara kalian bermimpi yang menyenangkannya maka itu berasal dari Allah, maka hendaknya ia memuji Allah karenanya dan menceritakan apa yang ia lihat, dan apabila ia bermimpi tidak seperti itu diantara yang ia benci maka itu berasal dari syetan, maka hendaknya ia berlindung kepada Allah dari keburukannya, dan tidak menceritakannya kepada seseorang, maka mimpi tersebut tidak akan membahayakannya." Dan dalam bab tersebut terdapat riwayat dari Qatadah. Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan gharib shahih dari jalur ini. Dan Ibnu Al Had namanya adalah Yazid bin Abdullah bin Al Had Al Madini, ia adalah orang yang Tsiqah menurut ahli hadits, dan Malik serta beberapa orang telah meriwayatkan darinya.
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 10632, 14253, 21487, 21521, 21537, 21547, 21552, 21592
Imam Bukhari : 3049, 5306, 6469, 6471, 6480, 6488, 6522, 6523
Imam Muslim : 4195, 4196, 4197, 4198, 4199
Imam Abu Dawud : 4367, 4368
Imam Tirmidzi : 2203, 3375
Imam Ibnu Majah : 3898, 3899, 3900
Imam Malik : 1507
Imam Darimi : 2048, 2049