Larangan berjalan dengan satu sandal
Imam Abu Dawud : 3608حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ الطَّيَالِسِيُّ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا أَبُو الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا انْقَطَعَ شِسْعُ أَحَدِكُمْ فَلَا يَمْشِ فِي نَعْلٍ وَاحِدَةٍ حَتَّى يُصْلِحَ شِسْعَهُ وَلَا يَمْشِ فِي خُفٍّ وَاحِدٍ وَلَا يَأْكُلْ بِشِمَالِهِ
Telah menceritakan kepada kami [Abu Al Walid Ath Thayalisi] berkata, telah menceritakan kepada kami [Zuhair] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abu Az Zubair] dari [Jabir] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika tali sandal salah seorang dari kalian putus maka janganlah ia berjalan dengan mengenakan satu sandal hingga membetulkannya, dan jangan pula berjalan dengan satu khuf (sepatu, slop), serta jangan makan dengan tangan kiri."
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 7804, 9118, 9338, 9798, 9830, 10418, 10951, 13604, 13607, 13662, 13930, 13965, 13980, 14178
Imam Bukhari : 5408
Imam Muslim : 3913, 3914, 3915, 3916, 3917, 3919
Imam Abu Dawud : 3607, 3608
Imam Tirmidzi : 1696
Imam Nasa'i : 5274, 5275
Imam Ibnu Majah : 3607
Imam Malik : 1428, 1438