Tata cara shalat kusuf (gerhana matahari) shalat gerhana dan penjelasan tentang gerhana
Imam Bukhari : 998
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ وَهِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْكَسَفَتْ الشَّمْسُ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَامَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَصَلَّى بِالنَّاسِ فَأَطَالَ الْقِرَاءَةَ ثُمَّ رَكَعَ فَأَطَالَ الرُّكُوعَ ثُمَّ رَفَعَ رَأْسَهُ فَأَطَالَ الْقِرَاءَةَ وَهِيَ دُونَ قِرَاءَتِهِ الْأُولَى ثُمَّ رَكَعَ فَأَطَالَ الرُّكُوعَ دُونَ رُكُوعِهِ الْأَوَّلِ ثُمَّ رَفَعَ رَأْسَهُ فَسَجَدَ سَجْدَتَيْنِ ثُمَّ قَامَ فَصَنَعَ فِي الرَّكْعَةِ الثَّانِيَةِ مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ قَامَ فَقَالَ إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ لَا يَخْسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلَا لِحَيَاتِهِ وَلَكِنَّهُمَا آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ يُرِيهِمَا عِبَادَهُ فَإِذَا رَأَيْتُمْ ذَلِكَ فَافْزَعُوا إِلَى الصَّلَاةِ
Telah menceritakan kepada kami ['Abdullah bin Muhammad] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hisyam] telah mengabarkan kepada kami [Ma'mar] dari [Az Zuhri] dan [Hisyam bin 'Urwah] dari ['Urwah] dari ['Aisyah] berkata, "Pernah terjadi gerhana matahari pada zaman Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Maka beliau berdiri melaksanakan shalat bersama orang banyak, beliau memanjangkan bacaan, lalu rukuk dengan memanjangkan rukuk, kemudian mengangkat kepalanya, lalu membaca lagi dengan memanjangkan bacaannya namun tidak sebagaimana panjang bacaan yang pertama. Kemudian beliau rukuk lagi dengan memanjangkan rukuk, namun tidak sepanjang rukuk yang pertama, lalu mengangkat kepalanya kemudian sujud dua kali. Beliau kemudian berdiri kembali dan mengerjakan seperti pada rakaat pertama. Setelah itu beliau bangkit dan bersabda: "Sesungguhnya matahari dan bulan tidak akan mengalami gerhana disebabkan karena mati atau hidupnya seseorang, akan tetapi keduanya adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah, yang Dia perlihatkan kepada hamba-hambaNya. Jika kalian melihat gerhana keduanya, maka segeralah mendirikan shalat."
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 1153, 1767, 1873, 2576, 3066, 3202, 5617, 6195, 6230, 6749, 6750, 6783, 7531, 7623, 9018, 9101, 9478, 9658, 9690, 10350, 13636, 13897, 14566, 17441, 17472, 17508, 17666, 19301, 19354, 19391, 19496, 19696, 20221, 20277, 21296, 22522, 23333, 23432, 23438, 23441, 24148, 24184, 25688, 25752, 25799, 25810, 25812
Imam Bukhari : 982, 983, 984, 986, 988, 989, 990, 991, 993, 994, 996, 998, 1000, 1002, 1003, 1287, 1288, 2962, 2963, 2964, 4798, 5339, 5887, 6743
Imam Muslim : 921, 922, 925, 927, 928, 929, 1499, 1500, 1505, 1508, 1509, 1512, 1513, 1514, 1516, 1521, 1522
Imam Abu Dawud : 996, 997, 999, 1004, 4127
Imam Tirmidzi : 513, 515, 3416
Imam Nasa'i : 1292, 1442, 1444, 1445, 1446, 1449, 1450, 1451, 1452, 1455, 1456, 1457, 1460, 1461, 1462, 1463, 1465, 1466, 1469, 1470, 1474, 1475, 1476, 1477, 1478, 1482, 1485, 2033, 2034, 2038, 5382, 5409, 5410, 5411, 5413, 5414, 5416, 5421, 5422, 5423
Imam Ibnu Majah : 1251, 1252, 1253, 1254
Imam Malik : 398, 399, 400, 401, 480
Imam Darimi : 1485, 1487, 1488