- 1. Allah
- 2. Malaikat
- 3. Kitab-kitab
- 4. Qur'an
- 5. Nabi-nabi
- 6. Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam
- 7. Takdir
- 8. Iman, Tauhid dan Syahadat
- 9. Syirik
- 10. Islam
- 11. Thaharah
- 12. Shalat Wajib dan Sunnah
- 13. Dzikir & Doa
- 14. Puasa Ramadhan dan Puasa Sunnah
- 15. Zakat dan Sedekah
- 16. Haji dan Umrah
- 17. Makkah, Madinah dan tempat bersejarahnya
- 18. Akhlak Mulia
- 18.1. Berperilaku baik dan menjauhi perilaku buruk
- 18.1.1. Seorang mukmin itu lebih mulia bagi Allah daripada sebagian dari malaikat
- 18.1.2. Jangan membuat orang Arab marah, karena sama dengan membuat Nabi marah
- 18.1.3. Larangan memukul atau menampar wajah, meskipun sedang berkelahi
- 18.1.4. Jauhilah hasad (dengki), karena hasad dapat memakan kebaikan seperti api memakan kayu bakar
- 18.1.5. Janganlah kalian saling marah, saling hasad, dan saling membelakangi. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara
- 18.1.6. Janganlah mendiamkan sesama saudara muslim melebihi tiga hari
- 18.1.7. Larangan berprasangka buruk
- 18.1.8. Siapa memulai perbuatan baik di islam, akan dapat pahala yang mencontoh perbuatan itu, tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun dan sebaliknya
- 18.1.9. Setiap hal yang baik adalah sedekah, termasuk dari kebaikan adalah kamu bertemu dengan saudaramu dengan wajah ceria
- 18.1.10. Larangan mendiamkan saudaranya satu tahun, sama menumpahkan darahnya
- 18.1.11. Bukan golongan kami, tidak sayang anak kecil, tidak tahu hak orang lebih besar
- 18.1.12. Nabi menjawab; tunaikanlah hak mereka dan mintalah kepada allah hakmu!
- 18.1.13. Wasiat Rasulullah SAW jangan kamu marah sebanyak dua kali
- 18.1.14. Akhlak muslim, masuklah ke rumah dari pintu depan, bukan pintu belakang
- 18.1.15. Seburuk manusia di sisi allah ditinggalkan manusia takut akan kekejiannya
- 18.1.16. Orang yang paling buruk adalah yang bermuka dua
- 18.1.17. Manusia yang paling jelek adalah yang dimuliakan karena takut akan kejahatan/lisan buruknya
- 18.1.18. Orang yang paling baik adalah mereka yang akhlaknya paling bagus
- 18.1.19. Sesungguhnya Allah menangguhkan siksaan bagi orang yang berbuat zalim
- 18.1.20. Barangsiapa yang tidak diberi kelemah-lembutan, maka ia telah telah terhalang dari kebaikan
- 18.1.21. Sesungguhnya Allah itu lembut dan menyukai lemah lembut, dan Allah akan memberi kepada yang lemah lembut apa yang tidak diberikan kepada yang kasar
- 18.1.22. Hendaklah kamu berbuat lembut, karena tidaklah sikap lembut ada pada sesuatu kecuali menghiasinya dan tidaklah ia dicabut dari sesuatu kecuali akan menjadikannya buruk
- 18.1.23. Pintu-pintu surga dibuka pada hari Senin dan Kamis, kecuali bagi orang yang saling mendengki/bermusuhan
- 18.1.24. Barangsiapa mendatangkan mara-bahaya, Allah mendatangkan mara bahaya baginya
- 18.1.25. Barangsiapa menipu orang-orang Arab, maka ia tidak akan masuk mendapatkan syafa'atku, dan tidak pula mendapatkan kasih sayangku
- 18.1.26. Hati-hatilah terhadap doa orang yang engkau zhalimi
- 18.1.27. Nasihat akhlak baik dan meninggalkan yang tidak bermanfaat (hadits dan atsar Umar serta Umar bin Abdul Aziz)
- 18.1.28. Tiga hal jangan ditunda: shalat, jenazah, dan pernikahan
- 18.1.29. Siapa memohon perlindungan atas nama Allah lindungilah, siapa meminta atas nama Allah berilah
- 18.1.30. Nabi membenci sepuluh perkara
- 18.1.31. Neraka diharamkan atas yang memudahkan, lemah lembut, dan dekat dengan manusia
- 18.1.32. Larangan mencela angin
- 18.1.33. Sebaik-baik kalian yang dinanti kebaikannya dan aman dari kejelekannya
- 18.1.34. Yang terkena terik matahari saat duduk hendaklah pindah
- 18.1.35. Mukmin berperangai baik dan dermawan, fajir berperangai buruk dan tercela
- 18.1.36. Tinggalkan unta yang dilaknat pemiliknya
- 18.1.37. Tidak ada kelembutan kecuali pada yang mulia, tidak ada hikmah kecuali yang berpengalaman
- 18.1.38. Syiya' haram: berbangga-bangga dengan persetubuhan
- 18.1.39. Manusia terbaik dan terburuk menurut khutbah Tabuk
- 18.1.40. Bau bangkai adalah bau orang yang menggunjing mukmin
- 18.1.41. Bila orang berbicara lalu menoleh, itu amanah
- 18.1.42. Akhlak baik berkembang, akhlak buruk tercela, kebaikan menambah umur
- 18.1.43. Hindarilah hal-hal yang mengganggu telinga
- 18.1.44. Laknat bagi yang mempermainkan lidahnya saat berbicara
- 18.1.45. Sejelek-jelek kebiasaan seseorang: kata orang-orang
- 18.1.46. Pengkhianatan terbesar: berdusta kepada saudara yang mempercayaimu
- 18.1.47. Jangan mengambil barang saudara sungguhan atau gurauan, kembalikan tongkatnya
- 18.1.48. Ammar: katakanlah kepada mereka apa yang mereka katakan
- 18.1.49. Yang tinggal di pegunungan menjadi keras karakternya
- 18.1.50. Perintah takwa dan berkata benar kepada laki-laki dan wanita selepas shalat
- 18.1.51. Rafi' melempari pohon kurma: makanlah yang jatuh
- 18.1.52. Abu Jurai: bertakwa, jangan meremehkan kebaikan dan jangan menghina
- 18.1.53. Tidak meninggalkan sesuatu karena takut Allah, kecuali diberi yang lebih baik
- 18.1.54. Wasiat kepada Muadz: takwa, iringi keburukan dengan kebaikan, berakhlak baik
- 18.1.55. Jangan berdiri seperti orang Persia, doa yang menghimpun urusan
- 18.1.56. Ibadah hamba paling Aku sukai: nasihat karena Aku
- 18.1.57. Abu Qatadah: kami dilarang memandangi bintang jatuh
- 18.1.58. Ruqub dan shu'luk yang sebenarnya
- 18.1.59. Jangan merendahkan diri dengan ujian yang tidak mampu
- 18.1.60. Nasihat ringkas: shalat seperti orang berpisah, jauhi ucapan yang disesali
- 18.1.61. Dicela lalu menjawab alaikas salam: malaikat membela
- 18.1.62. Akhlak baik mencapai derajat shalat malam dan puasa
- 18.1.63. Durrah: engkau golonganku, siapa sebaik-baik manusia
- 18.1.64. Sejelek-jelek hamba Allah saudara Al-Asyirah
- 18.1.65. Pesimis adalah akhlak buruk
- 18.1.66. Balas kebaikan atau sebutkan, berpura-pura seperti dua baju palsu
- 18.1.67. Nabi tidak suka menceritakan kekurangan seseorang
- 18.1.68. Khurafat: lelaki Udzrah yang ditawan jin
- 18.1.69. Gunung bergeser percayalah, akhlak berubah jangan percaya
- 18.1.70. Membela harga diri saudara, terhindar dari neraka
- 18.1.71. Cintamu kepada sesuatu membuat tuli dan buta
- 18.1.72. Jangan menggabungkan lapar dan dusta
- 18.1.73. Terbaik yang berdzikir takut, terburuk penebar fitnah
- 18.1.74. Unta setan dan rumah setan
- 18.1.75. Larangan mengerat tali kulit di antara dua jari
- 18.1.76. Larangan sikap berbangga orang badui
- 18.1.77. Petunjuk baik, ketetapan, dan kesederhanaan bagian dari kenabian
- 18.1.78. Mengapa orang-orang mengatakan begini: Nabi tidak menyebut nama
- 18.1.79. Junjungan hanya Allah, jangan terpengaruh setan
- 18.1.80. Sabar baik kecuali dalam amal akhirat
- 18.1.81. Yang diuji lalu mengingat bersyukur, menyembunyikan berarti mengkufuri
- 18.1.82. Sebaik-baik sahabat tidak mengumbar pembicaraan dan perdebatan
- 18.1.83. Perlakukan manusia sesuai kedudukannya
- 18.1.84. Memuliakan muslim beruban, pembawa Al-Qur'an, dan penguasa adil
- 18.1.85. Jangan menyampaikan sesuatu tentang orang, aku ingin hati bersih
- 18.1.86. Dua wajah di dunia, dua lisan api pada hari kiamat
- 18.1.87. Seperti Abu Dhamdham: bersedekah dengan kehormatan
- 18.1.88. Seburuk kendaraan ucapan: menurut sangkaan mereka
- 18.1.89. Nabi tidak menyandarkan seseorang kecuali kepada agama
- 18.1.90. Terbaik yang membela keluarganya selama tidak berdosa
- 18.1.91. Laknat pemotong pohon bidara
- 18.1.92. Yang terpaksa boleh makan buah kebun orang tanpa membawanya
- 18.1.93. Terlaknat yang mencelakai muslim atau berbuat makar kepadanya
- 18.1.94. Dermawan dekat Allah, bakhil jauh
- 18.1.95. Bakhil dan akhlak buruk tidak berkumpul pada mukmin
- 18.1.96. Malaikat menjauh satu mil dari pendusta
- 18.1.97. Rumah di surga bagi yang meninggalkan dusta dan debat
- 18.1.98. Senantiasa berdosa selama suka berdebat
- 18.1.99. Jangan mendebat, mempermainkan, dan mengingkari janji
- 18.1.100. Menyombongkan diri hingga ditulis bersama para diktator
- 18.1.101. Naik keledai, berjubah, memerah kambing bukan sombong
- 18.1.102. Jangan menjadi orang yang ikut-ikutan
- 18.1.103. Hati-hati dari Allah, tergesa-gesa dari setan
- 18.1.104. Menghormati orang tua dibalas pada masa tuanya
- 18.1.105. Yang diberi hendaklah membalas atau memuji
- 18.1.106. Ucapan jazakallahu khairan
- 18.1.107. Mungkin ia berkata yang tidak bermanfaat atau bakhil
- 18.1.108. Barang dagangan Allah adalah surga
- 18.1.109. Tiga hal: lembut kepada yang lemah, sayang orang tua, baik kepada budak
- 18.1.110. Wara' tidak ada bandingannya
- 18.1.111. Makan yang baik, beramal sunnah, orang aman darinya
- 18.1.112. Tiga orang yang dicintai dan dibenci Allah
- 18.1.113. Tidak terlihat yang seperti neraka: lari darinya tetapi tidur
- 18.1.114. Bertakwalah dalam yang kamu ketahui
- 18.1.115. Akhlak baik dan paham agama tidak berkumpul pada munafik
- 18.1.116. Takutlah firasat orang mukmin
- 18.1.117. Kunci pembuka kebaikan dan penutup keburukan
- 18.1.118. Cemburu yang disukai dan dibenci Allah
- 18.1.119. Wanita dilarang menggambar pohon kurma di rumah
- 18.1.120. Larangan duduk antara naungan dan matahari
- 18.1.121. Jauhi saling memuji, itu sembelihan
- 18.1.122. Menahan amarah tegukan terbesar pahalanya
- 18.1.123. Banyak tertawa mematikan hati
- 18.1.124. Menangislah, jika tidak bisa usahakan
- 18.1.125. Manusia paling mulia: hati bersih dan lisan benar
- 18.1.126. Kesederhanaan bagian dari iman
- 18.2. Wara’ berhati-hati
- 18.3. Berkorban untuk sesama Muslim
- 18.4. Rukun dan bersatu
- 18.5. Bersyukur
- 18.6. Silaturrahmi
- 18.7. Jujur & Amanah
- 18.8. Dakwah
- 18.9. Prasangka Baik kepada Muslim
- 18.10. Amar ma’ruf nahi mungkar
- 18.11. Berbakti kepada orang tua
- 18.12. Rendah Hati
- 18.13. Tidak mengganggu orang
- 18.14. Zuhud
- 18.15. Hijrah dan Uzlah
- 18.16. Ghibah dan Namimah
- 18.17. Iri dan Dendam
- 18.18. Sabar dan Qana'ah
- 18.19. Kasih sayang terhadap Binatang
- 18.20. Perintah membunuh hewan yang berbahaya
- 18.21. Kasih Sayang kepada Anak & Wanita
- 18.1. Berperilaku baik dan menjauhi perilaku buruk
- 19. Adab Sehari-hari
- 20. Pakaian
- 21. Makanan
- 22. Minuman
- 23. Rumah Tangga
- 24. Wanita, Nikah dan Jima
- 25. Dosa Besar (Al-Kabair selain Syirik)
- 26. Kesehatan dan Pengobatan
- 27. Pergaulan
- 28. Pekerjaan
- 29. Ilmu dan Manhaj
- 30. Ibadah
- 31. Rahmat dan kasih sayang Allah
- 32. Warisan dan Wasiat
- 33. Jihad dan Perang
- 34. Perbudakan
- 35. Mu'amalah (Hukum Perdata)
- 36. Had dan Jinayah (Hukum Pidana)
- 37. Sumpah, Nadzar dan Persaksian
- 38. Fitrah, Tabiat dan Nafsu dalam Hati Manusia
- 39. Perbuatan Ahli Surga dan Ahli Neraka
- 40. Jenazah, Nikmat dan Adzab Kubur
- 41. Syaitan
- 42. Fitnah
- 43. Kiamat, Surga dan Neraka
- 44. Shalat Seratus Raka'at
- 45. Politik (Siyasah)
- 46. Sistem Pemerintahan dan Kepemimpinan dalam Islam
- 47. Hak Hak Asasi Manusia dalam Islam
- 48. Mimpi dan Takwilnya
- 49. Fiqih Minoritas Muslim
- 50. Kebebasan Individu
- 51. Permasalahan Baru dan Kontemporer
- 52. Hubungan Internasional
- 53. Puisi dan Nyanyian