Imam Ahmad : 16644
حَدَّثَنَا الضَّحَّاكُ بْنُ مَخْلَدٍ عَنْ عَبْدِ الْوَاحِدِ بْنِ نَافِعٍ الْكَلَاعِيِّ مِنْ أَهْلِ الْبَصْرَةِ قَالَ مَرَرْتُ بِمَسْجِدٍ بِالْمَدِينَةِ فَأُقِيمَتْ الصَّلَاةُ فَإِذَا شَيْخٌ فَلَامَ الْمُؤَذِّنَ وَقَالَ أَمَا عَلِمْتَ أَنَّ أَبِي أَخْبَرَنِي أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَأْمُرُ بِتَأْخِيرِ هَذِهِ الصَّلَاةِ قَالَ قُلْتُ مَنْ هَذَا الشَّيْخُ قَالُوا هَذَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ
Telah menceritakan kepada kami [Adl Dlahak bin Makhlad] dari [Abdul Wahid bin Nafi' Al Kala'i] dari penduduk Bashrah ia berkata, "Saya melewati Masjid di Madinah, lalu Iqamah dikumandangkan. Tiba-tiba ada orang tua yang mencela sang muadzin seraya berkata, "Tidakkah kamu mengetahui bahwa [bapakku] telah mengabarkan kepadaku bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan untuk mengakhirkan shalat ini?" Abdul Wahid berkata, "Lalu saya berkata, "Siapakah orang tua ini?" mereka menjawab, "Ini adalah [Abdullah bin Rafi' bin Khadij]."